Beranda » Artikel Islam » Kebodohan Bukan Untuk Di Tertawakan

Kebodohan Bukan Untuk Di Tertawakan

T Diposting oleh pada 11 April 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 594 kali

Kalau ada orang yang “bodoh”, seharusnya diajari atau dibenarkan. Bukan malah dijadikan bahan tertawaan atau olok-olok saja. Jika tidak demikian, maka apa bedanya kita sama orang bodoh yang kita olok-olok tersebut?

optimized-24

Kalau ada orang yang “bodoh”, seharusnya diajari atau dibenarkan. Bukan malah dijadikan bahan tertawaan atau olok-olok saja. Jika tidak demikian, maka apa bedanya kita sama orang bodoh yang kita olok-olok tersebut? Karena di antara sifat orang bodoh itu adalah suka mengolok-olok atau mengejek orang lain.

Allah berfirman mengisahkan Nabi Musa bersama kaumnya bani Israa’iil,

وَإِذْ قَالَ مُوسَى لِقَوْمِهِ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تَذْبَحُوا بَقَرَةً قَالُوا أَتَتَّخِذُنَا هُزُوًا قَالَ أَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْجَاهِلِينَ

“Dan ingatlah tatkala Musa berkata kepada kaumnya, “Sesugguhnya Allah memerintahkan kalian untuk menyembelih sapi betina.” Mereka berkata, “Apakah engkau menjadikan kami sebagai bahan ejekan?” Musa berkata, “Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang- orang yang jahil.” (Qs. Al-Baqarah: 67)

Lebih parah lagi, kita menjadi latah untuk meniru-niru perilaku orang yang kita jadikan sebagai bahan tertawaan tersebut dalam status-status kita. Tujuannya paling sekedar untuk mengundang tawa orang yang membacanya atau barangkali dalam rangka menunjukkan dirinya lebih baik dari orang “bodoh” tersebut. Wallaahu a’lam.

Adakalanya memang orang yang bodoh itu tidak merasa dirinya bodoh. Yang model begini lebih banyak. Akan tetapi tidak berarti harus ditanggapi dengan sebuah “kebodohan” pula, yaitu dengan mengejeknya, atau mengolok-oloknya, menjadikannya sebagai bahan tertawaan di mana-mana. Tidakkah kita ingat akan firman Allah yang menjelaskan sifat-sifat “Hamba-hamba Ar-Rahmaan”? Bukankah Allah telah mengajarkan kita bagaimana menghadapi orang-orang yang bodoh?

وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

“…dan apabila orang-orang yang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik” (Qs. Al-Furqaan: 63).

Terkadang kita sering dilupakan dengan hadits nabi yang sering kita dengar. Beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya ia berkata yang baik atau hendaknya dia diam” (HR. Muslim)

Waffaqallaahu -l jamii’ li kulli khair.

***
Penulis: Ust. Abu Yazid Tengku Muhammad Nurdin

Sumber: https://muslim.or.id/29286-kebodohan-bukan-untuk-ditertawakan.html

Tags: ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Belum ada Komentar untuk Kebodohan Bukan Untuk Di Tertawakan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Kebodohan Bukan Untuk Di Tertawakan

Penggunaan Jimat Atau Rajah Tetap Syirik, Walau Berkeyakinan Sekedar Sebab 9

T 10 April 2017 F A ahmad

Perhatikanlah, bagaimana sikap sosok sahabat Ahli Tafsir, Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu yang sama dengan sikap Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu ketika mendapatkan orang yang memakai jimat! Di dalam kitab At-Tauhid alladzi huwa haqqullahi ‘alal ‘abid disebutkan: “Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari... Selengkapnya

Penggunaan Jimat Atau Rajah Tetap Syirik, Walau Berkeyakinan Sekedar Sebab 6

T 10 April 2017 F A ahmad

Dalam hadis-hadis tersebut tidak ditemukan adanya pertanyaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apakah jimat diyakini oleh pemakainya hanya sebagai sebab atau tidak Kelompok dalil tentang larangan memakai jimat, jika ditinjau dari sisi model pengingkaran yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa... Selengkapnya

Cara Dahsyat Meningkatkan Keimanan 2

T 11 April 2017 F A ahmad

sesungguhnya di antara faktor paling besar yang menyebabkan meningkatnya keimanan kita adalah membaca Al-Qur`an dan Al-Qur`an Al-Karim adalah Petunjuk, Rahmat, Cahaya, Kabar Gembira, dan Peringatan Sobat, sesungguhnya di antara faktor paling besar yang menyebabkan meningkatnya keimanan kita adalah membaca Al-Qur`an... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi staff kami untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci mengenai Rabbaanii Boarding School

TK,SD,SMP,SMK Islam Boarding School

Jl. Cimandiri 8 B RT 06/02 Graha Asri 17550 Jatireja, Cikarang Timur – Bekasi

Kontak Kami

Call Center : (021) 29089400
Sms/WA : 0856 8903 937
(Amrul Tauhid) Bag. SDIT
Sms/WA : 0815 7109 452
(Azis Yanuar) Bag. SMPI
Sms/WA : 0838 9989 9334
(Ahmad Suryadi) Bag. SMKI
Facebook : www.facebook.com/SmkRabbaaniiIslamicSchool
Email : info@rbs.sch.id
Web : rbs.sch.id

Tentang Kami

SMPI Rabbaanii berdiri pada tahun 2014 dibawah naungan Yayasan Rabbaanii Islamic School, dan sudah terdaftar di kementrian Pendidikan & Kebudayaan Republik Indonesia